Insiden Nuklir Natanz, Iran Akui Rusak Parah

KangUsHa 20:22
Loading...
radarmiliter.com - Iran mengakui insiden kebakaran di fasilitas nuklir Natanz pada Kamis pekan lalu telah menyebabkan kerusakan parah yang dapat memperlambat pengembangan sentrifugal. Padahal, sebelumnya Teheran meremehkan dengan mengklaim insiden itu tidak berdampak pada fasilitas pengayaan.
Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Behrouz Kamalvandi, mengatakan insiden kebakaran itu telah meninggalkan kerusakan besar.
Insiden Nuklir Natanz
Insiden Nuklir Natanz 
Gudang yang terbakar, yang dibangun tujuh tahun lalu di fasilitas nuklir Natanz, dilaporkan sebagai tempat di mana sentrifugal akan dikembangkan di masa depan.
Namun, kata Kamalvandi, berbagai perangkat kini telah rusak atau hancur total dalam kebakaran.
"Untungnya, tidak ada yang terbunuh dalam insiden itu, tetapi kerusakan finansialnya cukup besar," kata Kamalvandi, seperti dikutip kantor berita IRNA, Senin (6/7/2020).
Pernyataan Kamalvandi berbeda dengan apa yang dia sampaikan sebelumnya, di mana dia mengklaim insiden di fasilitas pengayaan nuklir bawah tanah Natanz tidak memengaruhi operasi sentrifugal. Dia juga mengklaim insiden itu tidak menyebabkan pelepasan radiasi.
Bahkan, dia mengatakan bangunan yang terkena dampak kebakaran adalah gudang industri yang berada di atas tanah dan bukan bagian dari fasilitas pengayaan nuklir bawah tanah. Dia minta semua pihak tidak perlu khawatir atas insiden tersebut.
"Ada kerusakan fisik dan finansial dan kami sedang menyelidiki untuk menilainya," kata Kamalvandi pada Jumat pekan lalu.
"Selanjutnya, tidak ada gangguan dalam pekerjaan situs pengayaan. Alhamdulillah, situs ini melanjutkan pekerjaannya seperti sebelumnya," ujarnya.
Situs nuklir bawah tanah tersebut terletak 220 kilometer sebelah tenggara Teheran dan merupakan pabrik pengayaan uranium terpenting Iran.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) baru-baru ini menekan Iran untuk mengizinkan inspeksi nuklir di situs nuklir yang dicurigai.(Muhaimin)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon