TNI AU Akan Bangun Pangkalan Udara di Kabupaten Penajam Paser Utara

KangUsHa 14:42
Loading...
radarmiliter.com - Tim Survei Markas Besar (Mabes) TNI AU melakukan kunjungan ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Kunjungan tersebut dilakukan guna mengecek persiapan pembangunan pangkalan dan lapangan udara di wilayah calon ibu kota baru.
Ketua Tim Survei Kolonel Penerbang (Pnb) Joko Sugeng mengatakan, TNI AU juga akan membangun fasilitas pertahanan udara berupa pangkalan dan landasan udara tipe A yang ideal. Pembangunan fasilitas militer itu agar dapat terhubung dengan kepentingan pertahanan udara yang ada.
Kabupaten Penajam Paser Utara
Kabupaten Penajam Paser Utara 
"Landasan yang akan dibangun nantinya adalah tipe besar bukan tipe kecil ataupun sedang. Landasan besar ini nantinya juga akan digunakan sebagai tempat pendaratan pesawat VVIP, baik untuk Presiden atau Wapres, maupun tamu tamu negara lainnya," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (9/7/2020).
Landasan udara di Kabupaten PPU, Joko mengatakan, juga akan menjadi bandara ketiga terbesar di Kalimantan Timur. Sebelumnya ada Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan Domestik di Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda.
"Dalam kesempatan ini kami mohon izin untuk memperoleh data-data pembagian wilayah PPU yang eksisting mulai dari kecamatan, batas-batas wilayah kecamatan dan sebagainya sehingga dapat kami sajikan kepada pimpinan," tuturnya.
Menanggapi itu, Wakil Bupati PPU Hamdam berjanji akan memberikan apa saja informasi yang dibutuhkan TNI AU. Terkhusus, seputar Kabupaten PPU yang telah ditunjuk sebagai salah satu lokasi calon ibu kota negara yang baru.
"Semoga melalui kunjungan ini selain bersilaturahmi, Tim juga dapat memperoleh informasi-informasi yang diperlukan di Kabupaten PPU sebagai lokasi pembangunan Pangkalan udara," ujarnya.(Riezky Maulana)
Sumber : inews.id
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon