TNI di Kongo Berhasil Membebaskan WNA Amerika Yang Disandera Oleh Kelompok Kriminal Bersenjata

KangUsHa 12:29
Loading...
radarmiliter.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menorehkan prestasi luar biasa dikancah internasional yakni berhasil membebaskan seorang warga negara Amerika dari penyanderaan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kongo.
Mereka adalah prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco.
Dilansir dari akun Instagram @infokomando, saat itu Satgas TNI Konga XXXIX-B mendapat informasi dari Chief dan MSF team kepada Komandan Static Combat Deployment (SCD) Lulimba Mayor Inf. Yoni, jika ada warga negara Amerika bernama Sarah diculik dan disandera oleh kelompok kriminal bersenjata di Ake Village Kongo.
Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco
Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco 
Mendengar hal itu, Satgas TNI Konga kemudian mencari tahu tentang kelompok mana yang telah menculik Sarah.
Mengingat prajurit TNI di Kongo sudah dikenal baik oleh masyarakat, maka tidak sulit untuk mencarinya.
Setelah semua bukti dan keterangan berhasil didapatkan, mereka kemudian melakukan briefing untuk menentukan langkah-langkah yang perlu diambil dilapangan serta menyiapkan segala konsekwensinya jika ada kegagalan dalam bernegosiasi.
Diluar dugaan, kelompok kriminal bersenjata yang sudah menyandera sarah selama 16 hari ini ternyata setuju dan menyerahkan Sarah kepada TNI.
Keberhasilan pembebasan sandera yang dilakukan oleh TNI di Kongo ini akhirnya menambah deretan prestasi TNI dimata internasional.
Kongo sendiri merupakan salah satu negara di Afrika yang sedang dilanda konflik perang suadara. Pasukan PBB dikerahkan di Kongo sebagai penengah antara kelompok yang bertikai.
Salah satu pasukan PBB yang dianggap aktif dalam menyumbang prestasi perdamaian adalah TNI dengan Satgas Konga XXXIX-B RDB Monusca-nya.(Angga Saja-TSM)
Loading...

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

- Berkomentarlah yang sopan dan bijak sesuai isi artikel/ berita;
- Dilarang berkomentar SPAM, SARA, Politik, Provokasi dsb
EmoticonEmoticon